Perang Terlama dan Teraneh di Dunia: Belanda vs Kepulauan Scilly, 335 Tahun Perang Tanpa Korban Jiwa
NAVIGASI.IN – SEJARAH DUNIA. Jika mendengar kata “perang”, bayangan yang muncul biasanya adalah dentuman meriam, ribuan korban jiwa, kehancuran kota, dan luka sejarah yang panjang. Namun sejarah dunia menyimpan satu kisah unik yang benar-benar di luar nalar: perang selama 335 tahun tanpa satu pun tembakan, tanpa korban jiwa, dan bahkan… nyaris dilupakan oleh semua pihak.
![]() |
| Perang Terlama dan Teraneh di Dunia: Belanda vs Kepulauan Scilly, 335 Tahun Perang Tanpa Korban Jiwa |
Inilah kisah Perang Belanda vs Kepulauan Scilly (Inggris), yang secara resmi tercatat sebagai perang terlama dan teraneh dalam sejarah manusia.
Perang yang Dimulai Karena Kekacauan Politik
Kisah ini bermula pada tahun 1651, saat Inggris sedang dilanda konflik besar bernama Perang Saudara Inggris (English Civil War). Perang ini mempertemukan dua kubu utama: kaum Royalis yang setia kepada Raja Charles I dan kaum Parlemen yang dipimpin oleh Oliver Cromwell.
Kepulauan Scilly, sebuah gugusan pulau kecil di barat daya Inggris, menjadi salah satu basis terakhir kaum Royalis. Dari pulau inilah kapal-kapal Royalis kerap melakukan penyerangan dan perampasan terhadap kapal dagang negara-negara yang dianggap mendukung Parlemen.
Salah satu negara yang merasa dirugikan adalah Republik Belanda, kekuatan maritim besar di Eropa saat itu.
Belanda Deklarasi Perang… Tapi Lupa Berperang
Merasa kapal dagangnya dirugikan, Belanda mengirim armada ke Kepulauan Scilly dan secara resmi mendeklarasikan perang terhadap pulau tersebut pada tahun 1651.
Namun di sinilah keanehan dimulai.
Alih-alih terjadi pertempuran laut besar, situasi politik berubah dengan cepat. Kaum Royalis kalah, Inggris kembali stabil di bawah kekuasaan Parlemen, dan armada Belanda pun pulang begitu saja.
Tidak ada satu pun peluru ditembakkan. Tidak ada kapal tenggelam. Tidak ada korban jiwa.
Yang lebih fatal: tidak ada perjanjian damai yang ditandatangani.
Status Perang yang Terlupakan Selama Berabad-abad
Karena tidak ada pertempuran dan tidak ada dampak nyata, konflik ini perlahan-lahan menghilang dari ingatan publik. Generasi demi generasi berlalu tanpa seorang pun menyadari bahwa secara hukum internasional, Kepulauan Scilly dan Belanda masih berada dalam status perang.
Bayangkan: penduduk pulau hidup damai, nelayan melaut seperti biasa, turis datang berlibur, sementara di atas kertas sejarah, mereka masih “bermusuhan” dengan Belanda.
Perang ini menjadi semacam perang hantu, ada di arsip sejarah, tapi tidak dalam kesadaran manusia.
Terungkap Karena Rasa Penasaran Seorang Sejarawan
Kisah unik ini baru terungkap pada awal tahun 1980-an, lebih dari tiga abad setelah deklarasi perang dilakukan.
Seorang sejarawan lokal Kepulauan Scilly bernama Roy Duncan menemukan catatan lama yang menyebutkan deklarasi perang oleh Belanda pada tahun 1651.
Duncan pun heran dan bertanya:
“Jika perang pernah dideklarasikan, lalu kapan perjanjian damainya?”
Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata perjanjian damai itu tidak pernah ada.
Secara teknis, Kepulauan Scilly dan Belanda masih berada dalam status perang selama 335 tahun.
“Lho, Kita Masih Perang Sama Belanda?”
Penemuan ini sontak mengejutkan banyak pihak. Pemerintah lokal Kepulauan Scilly pun mengonfirmasi ke Kedutaan Besar Belanda di Inggris.
Responsnya kurang lebih bisa dirangkum dalam satu kalimat ikonik:
“Lho, kita masih perang sama Belanda?”
Pihak Belanda pun mengakui bahwa konflik tersebut memang belum pernah diselesaikan secara formal. Bukan karena dendam, bukan karena strategi, melainkan karena semua pihak lupa.
Akhir Perang yang Sangat Antiklimaks
Akhirnya, pada tahun 1986, Duta Besar Belanda untuk Inggris secara resmi datang ke Kepulauan Scilly.
Tanpa dentuman meriam, tanpa pasukan, tanpa drama diplomatik, perjanjian damai ditandatangani secara resmi.
Perang terlama di dunia pun berakhir dengan cara yang sangat sederhana dan nyaris lucu.
- Durasi perang: 335 tahun
- Jumlah korban: 0 jiwa
- Satu-satunya “kerugian”: lupa tanda tangan damai
Mengapa Perang Ini Dianggap Paling Aneh?
Perang Belanda vs Kepulauan Scilly dianggap paling aneh dalam sejarah dunia karena beberapa alasan:
- Tidak ada satu pun tembakan dilepaskan
- Tidak ada pasukan yang benar-benar bertempur
- Tidak ada korban jiwa
- Tidak berdampak pada kehidupan masyarakat
- Berlangsung lebih lama dari usia banyak negara modern
Perang ini bahkan lebih lama dari:
- Usia Amerika Serikat
- Revolusi Industri
- Dua Perang Dunia
Pelajaran Unik dari Sejarah yang Terlupakan
Kisah ini sering dijadikan contoh bahwa sejarah bukan hanya berisi tragedi, tetapi juga ironi dan kelucuan manusia.
Ia mengajarkan bahwa konflik tidak selalu berakhir karena kemenangan atau kekalahan, tetapi kadang hanya karena kelalaian administratif.
Di sisi lain, kisah ini juga menunjukkan betapa pentingnya arsip, dokumen, dan perjanjian resmi dalam hubungan antarnegara.
Dari Perang Berdarah ke Perang yang Lupa Diri
Jika perang-perang besar dalam sejarah ditandai dengan jutaan korban, maka perang ini justru dikenang karena nihilnya tragedi.
Ia menjadi simbol bahwa tidak semua konflik harus berujung darah, dan tidak semua permusuhan bertahan karena kebencian.
Kadang, perang bisa bertahan hanya karena… tidak ada yang peduli lagi.
Penutup: Perang yang Mengalahkan Logika
Perang Belanda vs Kepulauan Scilly akan selalu dikenang sebagai perang yang mengalahkan logika.
Perang yang berlangsung 335 tahun tanpa disadari oleh siapa pun.
Perang yang berakhir bukan karena kemenangan, melainkan karena seseorang bertanya, “Eh, ini sudah damai belum?”
Dalam dunia yang masih dipenuhi konflik berdarah, kisah ini menjadi pengingat unik bahwa terkadang, perdamaian hanya sejauh tanda tangan yang terlupakan.
Tag: #SejarahDunia #PerangTeraneh #Belanda #Inggris #FaktaUnik #SejarahUnik #Navigasi

Post a Comment for "Perang Terlama dan Teraneh di Dunia: Belanda vs Kepulauan Scilly, 335 Tahun Perang Tanpa Korban Jiwa"