Sejarah E-toll

Navigasi Info - E-Toll adalah sebuah alat elektronik yang digunakan untuk membayar tol di jalan tol secara elektronik. Alat ini biasanya terdiri dari sebuah kartu atau tag yang ditempelkan pada kendaraan, yang kemudian akan dideteksi oleh alat pembaca saat kendaraan melewati gerbang tol.



Biaya tol kemudian akan secara otomatis dipotong dari saldo yang tersimpan dalam kartu atau tag tersebut. E-Toll dapat mempermudah proses pembayaran tol dan mengurangi waktu tunggu di gerbang tol, karena tidak perlu lagi melakukan transaksi tunai atau menggunakan kartu kredit/debit.

Sejarah E-toll


Sejarah E-Toll bermula pada akhir tahun 1980-an di Prancis, dengan diperkenalkannya sistem tol elektronik pertama yang dikenal sebagai Télépéage. Sistem ini memungkinkan kendaraan untuk membayar tol dengan menggunakan kartu elektronik yang ditempelkan pada kendaraan dan dideteksi oleh alat pembaca saat melewati gerbang tol.

Setelah Prancis, teknologi ini kemudian diperkenalkan di beberapa negara Eropa lainnya, seperti Italia, Portugal, dan Spanyol. Di Amerika Serikat, sistem E-Toll pertama kali diperkenalkan pada tahun 1991 di jalan tol E-ZPass di New Jersey. Sistem ini kemudian menyebar ke negara bagian lainnya, dan saat ini sudah digunakan di sebagian besar jalan tol di Amerika Serikat.

Di Indonesia, sistem E-Toll diperkenalkan pada tahun 2008 oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dengan nama Jasa Marga e-Toll. Sistem ini memungkinkan pengguna jalan tol untuk membayar tol dengan menggunakan kartu elektronik yang ditempelkan pada kendaraan. Selanjutnya, sistem E-Toll juga diperkenalkan oleh operator jalan tol lainnya di Indonesia, seperti PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. dan PT Marga Mandalasakti.

Manfaat E-toll


E-Toll memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

Mempermudah proses pembayaran tol


Dengan menggunakan E-Toll, pengguna jalan tol tidak perlu lagi mengeluarkan uang tunai atau mencari mesin ATM untuk membayar tol, sehingga proses pembayaran tol menjadi lebih cepat dan mudah.

Mengurangi kemacetan di gerbang tol


Dengan E-Toll, kendaraan dapat melewati gerbang tol dengan cepat dan tanpa perlu berhenti untuk membayar tol, sehingga mengurangi kemacetan di gerbang tol.

Menghemat waktu dan biaya


Dengan menggunakan E-Toll, pengguna jalan tol dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan, karena proses pembayaran tol menjadi lebih cepat dan tidak perlu lagi mengeluarkan uang tunai atau menggunakan kartu kredit/debit.

Memudahkan pengguna jalan tol yang sering melintasi jalan tol


Dengan menggunakan E-Toll, pengguna jalan tol yang sering melintasi jalan tol dapat memudahkan proses pembayaran tol, karena mereka dapat mengisi ulang saldo kartu atau tag secara online atau di loket yang disediakan.

Mengurangi risiko keamanan


Dengan menggunakan E-Toll, pengguna jalan tol tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar saat bepergian, sehingga mengurangi risiko keamanan dalam perjalanan.

Resiko menggunakan E-toll


Meskipun E-Toll memiliki manfaat dalam mempermudah proses pembayaran tol, namun penggunaan E-Toll juga memiliki beberapa risiko, di antaranya:

Risiko keamanan data


Penggunaan E-Toll memerlukan penggunaan data pribadi dalam proses pendaftaran dan pengisian ulang saldo, sehingga ada risiko kebocoran atau penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Risiko kehilangan atau pencurian


Kartu atau tag E-Toll bisa hilang atau dicuri, sehingga pengguna harus melapor ke pihak operator E-Toll dan memblokir kartu atau tag tersebut agar tidak disalahgunakan.

Risiko kesalahan sistem


Ada kemungkinan terjadi kesalahan teknis dalam sistem E-Toll, seperti kesalahan pembacaan tag, pengurangan saldo yang salah, atau sistem yang sedang offline. Jika hal ini terjadi, pengguna harus segera melaporkannya ke operator E-Toll untuk memperbaiki masalah tersebut.

Risiko pengisian ulang yang tidak berhasil


Pengguna harus memastikan bahwa pengisian ulang saldo kartu atau tag E-Toll berhasil dilakukan, karena jika tidak berhasil, maka kartu atau tag tersebut tidak dapat digunakan saat melewati gerbang tol.

Risiko pemakaian yang tidak sesuai


Pengguna harus memperhatikan aturan dan ketentuan penggunaan E-Toll, seperti jarak minimal antara kendaraan dengan gerbang tol dan kecepatan saat melintasi gerbang tol. Jika tidak memperhatikan aturan ini, maka pengguna dapat dikenakan sanksi atau denda oleh pihak operator E-Toll.

Jual Tongkat Toll E-toll Kucing



Tongkat E-toll lucu bergambar Kucing yang siap menemani perjalanan kamu, rasakan kebahagiaan tersendiri saat melihat karakter hewan lucu ini.

Bahan Plastik
Ukuran panjang 37 cm, nyaman digunakan

Cara penggunaan:

1. Siapkan kartu dan tongkat E-toll
2. Masukan kartu ke dalam slot pada tongkat
3. Tongkat E-toll siap digunakan

Cek Tongkat Toll E-toll Kucing dengan harga Rp19.900. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shope.ee/7f3X2Prij3



Itulah beberapa hal mengenai E-toll semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung diblog kami. 
navigasiin
navigasiin navigasiin adalah portal Situs Berita Berbahasa Indonesia yang menyajikan berita terkini terpercaya sebagai petunjuk inspirasi anda

Posting Komentar untuk "Sejarah E-toll"