Efek invasi rusia di bidang energi dan kripto

Navigasi Info - Departemen Keuangan AS mengklarifikasi bahwa para pedagang dan bank Wall Street dapat terus membeli dan menjual minyak serta gas Rusia. Kendati ada sejumlah sanksi terhadap Rusia dan pemberi pinjaman terbesarnya. Pernyataan itu muncul saat para pedagang dan bank khawatir akan melanggar undang-undang perdagangan AS saat para pemimpin dunia bersatu menentang tindakan Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Ukraina.   

Efek invasi rusia di bidang energi dan kripto
Efek invasi rusia di bidang energi dan kripto


Tetapi Departemen Keuangan menggarisbawahi bahwa sanksi AS terhadap bank terbesar Rusia, termasuk VTB Bank, tidak berlaku untuk transaksi energi hingga 24 Juni 2022.   

Melansir CNBC, Sabtu (5/3/2022), Departemen juga meyakinkan investor bahwa perusahaan yang mengangkut komoditas energi Rusia untuk dijual ke AS juga termasuk pengecualian.   

"Secara umum, kegiatan terkait energi, termasuk pembelian, penjualan, atau pengangkutan minyak, gas, atau produk terkait energi asal Rusia oleh orang AS atau non-AS, tetap diizinkan. Sektor energi ekonomi Federasi Rusia sendiri tidak dikenakan sanksi komprehensif,” kata Departemen Keuangan di situs webnya.

Namun hal itu berbeda dengan perusahaan NFT terbesar di dunia yaitu opensea yang mana mulai melakukan tindakan tegas mengenai sangsi untuk rusia dan sekutunya yang membuat cukup kontroversi. 

OpenSea dilaporkan telah melarang pengguna Iran dari platformnya. Hal ini memicu kemarahan dari kolektor NFT dan meningkatkan perdebatan baru tentang desentralisasi di ruang kripto.   

 Pada Kamis (3/3/2022) pagi, pengguna OpenSea Iran mulai memposting di Twitter bahwa akun mereka dinonaktifkan atau dihapus tanpa peringatan sebelumnya.   

Juru bicara OpenSea mengatakan kepada beberapa media internasional bahwa mereka berhak memblokir pengguna berdasarkan sanksi Amerika Serikat. Sanksi AS saat ini menguraikan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika tidak diizinkan untuk menyediakan barang atau jasa kepada pengguna mana pun yang berbasis di negara-negara dalam daftar sanksi, termasuk Iran, Korea Utara, Suriah, dan sekarang Rusia.   

Melihat pemblokiran OpenSea ini sebetulnya bukan sesuatu yang baru di kripto. 
navigasiin
navigasiin navigasiin adalah portal Situs Berita Berbahasa Indonesia yang menyajikan berita terkini terpercaya sebagai petunjuk inspirasi anda

Posting Komentar untuk "Efek invasi rusia di bidang energi dan kripto"